Melatih Siswa Berpikir Kritis dengan Pertanyaan-Pertanyaan Pemandu

Melatih Siswa Berpikir Kritis dengan Pertanyaan-Pertanyaan Pemandu


Keterampilan berpikir kritis sangatlah penting untuk dikuasai oleh siswa. Karena itu, guru perlu membangun kultur sekolah dan kelas yang kritis. Hal tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan pembelajaran yang menyajikan suatu kejadian atau suatu kebijakan yang akan diterapkan pada suatu masyarakat sebagai sebuah stimulasi munculnya keterampilan berpikir kritis. Dari suatu kejadian atau kebijakan itu, siswa melakukan analisis dengan beberapa pertanyaan untuk membuka pemikiran-pemikiran yang bersifat kritis. Berikut ini beberapa pertanyaan yang dapat digunakan siswa dalam menganalisis suatu kejadian atau kebijakan secara kritis.

bagaimana cara melatih siswa untuk berpikir kritis? Salah satunya adalah dengan mengajak mereka terbiasa melakukan refleksi dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan pemandu.
6 pertanyaan pemandu untuk membantu siswa berlatih berpikir kritis

1. Apa yang sedang terjadi?

Pada tahap dengan pertanyaan ini, siswa kemudian mengumpulkan informasi-informasi dasar (awal) dan kemudian mencoba merumuskan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

2. Mengapa ini penting?

Melalui pertanyaan kedua ini, siswa kemudian bertanya kepada dirinya sendiri apa pentingnya kebijakan ini, atau apa pengaruh/efek kejadian tersebut. Apakah ia setuju atau tidak.

3. Apa yang kurang?

Lalu siswa kemudian bertanya kepada dirinya sendiri, dari berbagai sudut pandang yang dimilikinya, adakah sesuatu yang salah? Kurang? Atau belum tepat?

4. Bagaimana saya tahu?

Selanjutnya siswa dapat menanya lagi kepada dirinya sendiri dari mana informasi yang diperolehnya itu berasal. Apakah dari sumber yang valid? Atau apakah kebijakan itu telah dirumuskan dengan baik?

5. Siapa yang mengatakannya?

Siswa lalu dapat pula mempertanyakan siapakah yang berbicara (atau membuat kebijakan, membuat pernyataan, atau memberikan informasi)? Apakah itu relevan? Siapa saja yang mempengaruhi orang-orang ini?

6. Apa lagi? Bagaimana jika?

Siswa kemudian melihat-melihat atau mengumpulkan kemungkinan ide lain dari orang yang berbeda. Apakah ada kemungkinan lain? Bagaimana kelebihan dan kelemahannya?

Melalui pertanyaan-pertanyaan itu, siswa kemudian dapat melakukan refleksi terhadap cara berpikirnya secara kritis. Secara konstan mereka harus melakukan refleksi. Mereka harus mempertanyakan hal-hal yang dibacanya, hal-hal yang dilihatnya, atau informasi yang dikumpulkannya untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan baru dalam menyelesaikan suatu masalah.

Baca Juga:
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui MLE
Cara Membuat Soal Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi
Kecakapan Hidup dan Pembelajaran Di Sekolah

Proses Pembelajaran Sesuai Standar Proses (Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016)

Proses Pembelajaran Sesuai Standar Proses (Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016)


Bagaimanakah proses pembelajaran yang sesuai dengan standar proses? Jika kita membicarakan standar proses, maka saat ini kita harus mengacu kepada Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 sebagai peraturan perundangan yang berlaku tentang standar proses dalam pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran di setiap satuan pendidikan.

Menurut Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah dinyatakan bahwa: Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan.

Sekarang marilah kita uraikan satu per satu bagaimana proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik itu.

Bagaimanakah proses pembelajaran yang sesuai dengan standar proses? Jika kita membicarakan standar proses, maka saat ini kita harus mengacu kepada Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 sebagai peraturan perundangan yang berlaku tentang standar proses.
proses pembelajaran mestinya memiliki karakteristik ini

Proses Pembelajaran yang Interaktif

Selama proses pembelajaran, hendaknya terjadi proses interaksi antar peserta didik dengan peserta didik lainnya, dengan pendidik, dengan sumber belajar, dan lingkungan belajar. Terjadi interaksi multiarah yang berkualitas selama proses pembelajaran berlangsung.

Proses Pembelajaran yang Inspiratif

Proses pembelajaran yang difasilitasi hendaknya selalu memberikan inspirasi-inspirasi baru bagi peserta didik, sehingga mereka mampu menjadi insan-insan yang kreatif dan tercerahkan selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran.

Proses Pembelajaran yang Menyenangkan

Tidak akan berhasil untuk mencapai tujuan pembelajaran jika proses pembelajaran yang dilaksanakan tidak menyenangkan. Proses pembelajaran bukanlah sebuah tekanan dan beban bagi peserta didik, sehingga mereka menjadi suka mengikuti proses yang berlangsung.

Proses Pembelajaran yang Menantang

Tidak ada kegiatan pembelajaran yang dapat membuat peserta didik benar-benar dapat mengakomodasi rasa penasaran dan memberikan tantang yang cukup untuk mereka, bila dirancang dengan tanpa perencanaan yang baik. Kegiatan dan konten pembelajaran perlu disiapkan pada dimensi yang cukup dan sesuai. Tidak terlalu mudah, tidak terlalu sulit.

Proses Pembelajaran yang Memotivasi untuk Berpartisipasi Aktif

Pembelajaran yang difasilitasi oleh guru haruslah memberikan motivasi kepada peserta didik sedemikian rupa sehingga merasa terpanggil untuk ikut perperan aktif dalam proses yang sedang berlangsung.

Proses Pembelajaran yang Memberi Ruang bagi Perkembangan Peserta Didik

Proses pembelajaran yang dapat memberikan ruang untuk mengakomodasi perkembangan prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan fisik serta psikologis peserta didik.
Melalui proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi untuk berpartisipasi dan memberi ruang untuk berkembang bagi peserta didik ini kita dapat melihat pergeseran paradigma proses pembelajaran sebagaimana yang telah berlangsung pada masa lalu di mana dari peserta didik yang diberi tahu menjadi peserta didik yang aktif mencari tahu, dan guru yang mulanya adalah satu satunya sumber pembelajaran (utama) menjadi pembelajaran yang bersumber dari aneka sumber.

Proses pembelajaran yang demikian dapat diakomodasi oleh pendekatan saintifik dengan ditunjang oleh model-model pembelajaran lain seperti discovery-inquiry, problem-based learning, project-based learning, dan model-model pembelajaran terpilih lainnya.

Lalu bagaimana setiap satuan pendidikan atau pendidikan harus melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan. Setiap tahapan yang dilakukan mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, hingga penilaian proses dan hasil pembelajaran haruslah saling bersesuaian dan sejalan. Ketiga tahapan ini saling berkaitan dan tak terpisah antara satu dengan lainnya sebagai suatu urutan yang logis.

Format Ijazah Paket A Tahun 2017

Format Ijazah Paket A Tahun 2017

Tahun Pelajaran 2016/2017 hampir berakhir. Sudah sampai kita di penghujung Bulan Mei 2017. Ini artinya para penyelenggara Program Paket A harus mulai mempersiapkan penulisan ijazah untuk Siswa Program Kesetaraan Paket A tahun yang lulus di tahun 2017 ini. Lalu bagaimana kah format ijazah dan berisi informasi (data) apa saja ijazah Program Pendidikan kesetaraan Paket A ini? Informasi ini tentu penting agar pada saat penulisan ijazah siswa yang mengikuti program dimaksud dapat berjalan dengan lancar.

Format Ijazah Paket A Tahun 2017 yang Diterbitkan Di Dalam Negeri

Format untuk ijazah program Pendidikan Kesetaraan Paket A yang diterbitkan di dalam negeri memiliki kode awal pada nomor ijazah: DN- . Kode ini dapat kita lihat pada bagian bawah blanko ijazah yang telah disiapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perhatikan gambar di bawah ini.

format ijazah pendidikan kesetaraan program paket A DN depan
format halaman depan ijazah pendidikan kesetaraan program paket A yang diterbitkan di dalam negeri


Adapun kolom-kolom yang harus diisikan pada halaman muka ijazah Paket A adalah sebagai berikut:
  1. Nama SKB/PKBM
  2. Nomor Pokok Sekolah Nasional
  3. Kabupaten/Kota
  4. Provinsi
  5. Nama Siswa
  6. Tempat dan tanggal lahir siswa
  7. Nama orang tua/wali siswa
  8. Nomor Induk Siswa pada SKB/PKBM yang bersangkutan
  9. Nomor Induk Siswa Nasional
  10. Nomor peserta ujian pendidikan kesetaraan
  11. Nama satuan pendidikan penyelenggara ujian pendidikan kesetaraan
  12. Tanggal penerbitan ijazah
  13. Nama Kepala SKB/PKBM
  14. NIP Kepala SKB/PKB
  15. Pasfoto ukuran 3 x 4 cm
  16. Cap 3 jari siswa
Sedangkan kolom-kolom yang harus diisikan pada halaman belakang ijazah Paket A memuat daftar nilai yang telah diperoleh siswa pada Pendidikan Kesetaraan Program Paket A tahun pelajaran 2016/2017, meliputi:
  1. Nama siswa
  2. Tempat dan Tanggal Lahir siswa
  3. Nomor Induk Siswa Nasional
  4. Nomor Peserta Ujian Pendidikan Kesetaraan
  5. Rata-rata Nilai Derajat Kompetensi dan Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan pada mata pelajaran Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, serta Muatan Lokal serta rata-rata dari seluruh mata pelajaran tersebut baik pada Nilai Derajat Kompetensi maupun untuk Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan.
  6. Tanggal dan bulan diterbitkannya ijazah
  7. Nama Kepala SKB/PKBM
  8. NIP Kepala SKB/PKBM.

format halaman belakang ijazah pendidikan kesetaraan program paket A
format halaman belakang ijazah pendidikan kesetaraan program paket A

Format Ijazah Paket A Tahun 2017 yang Diterbitkan Di Luar Negeri

Secara fisik beserta kolom-kolom yang disediakan untuk ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di luar negeri sama saja dengan  ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di dalam negeri. Perbedaan hanya terdapat pada kode atau nomor blanko ijazah yang disediakan. Jika ijazah program Pendidikan Kesetaraan Paket yang diterbitkan di dalam negeri menggunakan kode/nomor awal DN- maka untuk ijazah yang diterbitkan di luar negeri diberi kode LN-.

Berikut tampilan format ijazah program Pendidikan Kesetaraan Paket A yang diterbitkan di luar negeri.
format halaman depan ijazah pendidikan kesetaraan program paket A yang diterbitkan di luar negeri
format halaman depan ijazah pendidikan kesetaraan program paket A yang diterbitkan di luar negeri

Demikian tampilan/Format Ijazah Paket A Tahun 2017, semoga bermanfaat.

Festival Video Edukasi 2017 dari Kemdikbud

Festival Video Edukasi dari Kemdikbud 2017

Kalau anda guru yang suka membuat video, sepertinya event ini sangat cocok untuk anda ikuti: Festival Video Edukasi 2017 dari Kemdikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Masih dengan tema yang sama seperti tahun 2016 lalu: "Insan Indonesia hebat dan berbudi pekerti luhur" Tagline FVE yang kini berhadiah total 125 juta rupiah itu juga masih "Berkarya Penuh Makna", di mana diharapkan baik proses pembuatan karya video maupun produk yang dihasilkan memberikan makna lebih baik bagi creator maupun penikmatnya.

Kategori Peserta Lomba FVE (Festival Video Edukasi)

Lalu apa saja kategori yang diperlombakan untuk FVE 2017 ini? Berikut adalah kategori Festival Video Pendidikan tahun 2017 dari Kemdikbud.
  1. Pelajar (SMP/MTs - SMA/SMK/MA)
  2. Mahasiswa
  3. Umum
  4. Guru 
Tertarik untuk mengikutinya? Ayo simak info selengkapnya di bawah ini.

FVE Kemdikbud 2017, total hadiah 125 juta rupiah KATEGORI PELAJAR Pemenang Ke-1 9.000.000 Pemenang Ke-2 8.000.000 Pemenang Ke-3 7.000.000 KATEGORI MAHASISWA Pemenang Ke-1 10.500.000 Pemenang Ke-2 9.500.000 Pemenang Ke-3 8.500.000 KATEGORI UMUM Pemenang Ke-1 14.000.000 Pemenang Ke-2 13.000.000 Pemenang Ke-3 12.000.000 KATEGORI GURU Pemenang Ke-1 12.500.000 Pemenang Ke-2 11.000.000 Pemenang Ke-3 10.000.000
FVE Kemdikbud 2017, total hadiah 125 juta rupiah

 

Ketentuan Lomba FVE (Festival Video Edukasi) tahun 2017 dari Kemdikbud

  1. Peserta membuat karya video dengan durasi tayang berkisar dari 15 menit – 28 menit, terkecuali untuk peserta dari kategori guru, dengan durasi video berkisar dari 5 - 10 menit.
  2. Khusus untuk peserta FVE pada kategori pelajar, mahasiswa dan umum karya video yang dilombakan harus berbentuk program drama (fiksi).
  3. Sedangkan khusus untuk peserta dari kategori guru karya video berbentuk program video pembelajaran, yang sasarannya ditujukan untuk konsumsi siswa SMP pada mapel IPS.
  4. Karya video yang diikutkan lomba belum pernah diikutkan dalam Festival Video Edukasi  tahun sebelumnya dan tentu saja belum atau tidak terikat kontrak perjanjian dengan pihak-pihak lain.
  5. Karya video tidak melanggar ketentuan hak cipta yang berlaku (HAKI)/copyright.
  6. Pegawai Pustekkom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan) Kemendikbud tidak diperkenankan mengikuti FVE (Festival Video Edukasi) ini. 

Apakah Selain Guru IPS SMP Boleh Berpatisipasi dalam FVE 2017?

Boleh. Semua guru dari jenjang apa saja diperbolehkan mengikuti FVE 2017, tetapi konten video yang disajikan adalah IPS SMP. Hal ini dimaksudkan agar guru-guru yang memiliki kemampuan membuat video pembelajaran dapat berkolaborasi dengan guru-guru dari mapel IPS SMP atau sebaliknya untuk membuat media video pembelajaran yang dimaksud. Kenapa hanya mata pelajaran IPS? Secara detil saya kurang tahu, tapi ini mungkin dimaksudkan agar ada pergiliran konten video untuk kategori guru. Tahun 2016 yang lalu konten video yang dilombakan adalah mata pelajaran IPA SMP. Nah, jadi wajar kalau tahun 2017 ini dipilih mata pelajaran IPS. Untuk tahun-tahun berikutnya, kita tunggu saja.

Hingga saat ini terpantau telah beberapa pendaftar di situs FVE Kemdikbud. Jadi ayo segera buat video anda dan daftarkan diri. Peserta baru silakan mendaftar melalui sms / wa ke 081392527112 dan mengisi formulir registrasi di website. Kirimkan karya anda, hingga ada konfirmasi karya telah diterima panitia FVE (Festival Video Edukasi) Kemdikbud 2017.

Registrasi peserta FVE 2017 dibuka mulai tanggal 1 Maret hingga 5 Oktober 2017, dengan mengirim SMS atau WA pendaftaran ke 082242458968 dengan format:
kategori*judul*nama peserta*asal

‘asal’ peserta FVE untuk kategori pelajar dan guru adalah nama sekolah, kategori mahasiswa adalah nama kampus dan kategori umum adalah nama kota / kabupaten

Registrasi peserta FVE 2017 dibuka mulai tanggal 1 Maret hingga 5 Oktober 2017, dengan mengirim SMS atau WA pendaftaran ke 082242458968 dengan format: kategori*judul*nama peserta*asal     ‘asal’ peserta FVE untuk kategori pelajar dan guru adalah nama sekolah, kategori mahasiswa adalah nama kampus dan kategori umum adalah nama kota / kabupaten   Contoh:  Pelajar*Menggapai Impian*Budi Sugianto*SMKN 1 Surabaya  Mhs*Menggapai Harapan*Wati Sugianti*Univ. Cendrawasih Jayapura  Umum*Indahnya Indonesiaku*Iwan Sugianta*Balikpapan  Guru*Menyublim*Hendra Susila*SMPN 1 Bangil
format registrasi FVE 2017 melalui SMS/WA

Panitia akan membalas SMS dan WA pendaftaran dengan nomer urut peserta misalnya P01, M02, U03 atau G04. Nomer urut peserta dicantumkan di pojok kiri atas amplop saat pengiriman karya.( P: pelajar, M: mahasiswa, U: umum, G: guru). Setelah menerima nomor registrasi via SMS / WA, peserta wajib melakukan konfirmasi pendaftaran melalui link berikut http://bit.ly/registrasifve

Untuk contoh-contoh video pemenang, dapat didownload melalui situs fve.kemdikbud.go.id untuk bahan inspirasi anda. Selamat mengikuti Festival Video Edukasi 2017.

4 Software Gratis untuk Membuat EPUB (Buku Digital)

4 Software Gratis untuk Membuat EPUB (Buku Digital)

Semua orang sudah pasti di jaman sekarang ini kenal betul dengan yang namanya buku digital. Nah, salah satu format yang lumrah dan umum digunakan adalah buku digital (ebook) berformat EPUB. Memang format EPUB banyak digunakan di mana-mana. Banyak penulis buku bebas berkreasi dengan mempublikasikan kemudian menjual buku digital mereka di berbagai situs macam Amazon yang memberikan kesempatan kepada para penulis untuk menjual ebooknya di sana. Anda tertarik ingin membuat buku digital juga? Simak dulu beberapa jenis software gratis yang banyak digunakan untuk membuat ebook (buku digital) berformat EPUB.  Ada 4 software gratisan yang dapat kita pakai yang saya ulas masing-masing di bawah ini, yaitu: Sigil, Calibre, ePUB To Go, dan eCub.

software gratis untuk membuat ebook berformat EPUB adalah buku digital yang berkembang pesat dewasa ini.
ebook berformat EPUB adalah buku digital yang berkembang pesat dewasa ini.

Sigil

Para pembuat ebook sudah banyak yang menggunakan Sigil. Ini adalah software yang berlisensi GPLv3 karena dikembangkan secara bersama-sama oleh para pengembang dan penggunanya. Kita dapat menggunakannya pada sistem operasi Windows ataupun Linux. Saya sendiri sudah mencoba menggunakan Sigil untuk membuat buku digital saya. (Catatan: nanti saya akan bagi bagaimana cara membuat buku digital berformat ePUB melalui artikel selanjutnya.). Asyiknya Sigil adalah kita bisa melihat bagaimana tampilan buku digital kita pada software (aplikasi) ini saat sedang membuatnya. Apa yang kita lihat itulah yang kita dapat (WYSIWYG: What You See Is What You Get). Pada software gratis ini kita bisa mengimpor file dari microsoft word, atau langsung menuliskan naskah pada aplikasi di bagian editor, menyesuaikan kode HTML dan mengedit bagian-bagian buku digital. Pokoknya komplit deh untuk menghasilkan buku digital yang berkualitas dan gak malu-maluin. Tersedia juga bantuan berupa manual atau tata cara penggunaan Sigil yang terhubung secara online ketika kita ingin membuat/mengedit buku tapi belum tahu bagaimana caranya. Anda juga boleh berkontribusi dalam pengembangan Sigil dengan membuat akun di GitHub.

Calibre

Sebagaimana Sigil, Calibre termasuk software gratis (free) yang sangat banyak digunakan untuk membuat buku digital berformat EPUB. Calibre dapat digunakan pada sistem operasi Windows maupun Linux. Calibre juga bermanfaat sebagai sistem yang membantu kita mengorganisir buku-buku digital yang kita koleksi. Platform Calibre sangat sederhana sehingga sangat user friendly. Tertarik mencoba menggunakan software pembuat buku digital ini? Ayo dicoba.

ePUB To Go

ePub To Go sebenarnya lebih pas kalau disebut situs konversi. Iya, penggunaannya sangat gampang untuk membuat sebuah buku digital berformat EPUB. Tetapi karena sifatnya adalah situs yang melakukan konversi online, tentu ada lebih banyak keterbatasannya. Tetapi untungnya sebagaimana disebutkan di atas, software ini termasuk ke dalam aplikasi gratis dan tidak ada proses download untuk hasil EPUB-nya jadi sangat mudah. Jika kita ingin membuat buku digital berformat EPUB dengan menggunakan ePUB To Go, maka kita tinggal mengupload sebuah file pdf ke situs ini untuk dikonversi.

eCub Creator

Saat ini sebenarnya software gratisan eCub masih dalam pengembangan. Beberapa bug mungkin masih muncul saat anda menggunakannya. Tapi tidak mengapa karena software ini cukup ampuh untuk membuat buku digital berformat EPUB dan juga MobiPocket. Pengembangnya adalah Julian Smart. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari software ini. Apakah nantinya software gratis ini juga akan sangat disukai para pembuat dan penerbit EPUB? Kita bisa menggunakan eCub Creator untuk membuat buku dari scratch, mendesain cover (sampul) buku, mengeksport konten ke audio file. Tak cuma format EPUB dan MobiPocket sebenarnya, eCub juga dapat membuat file berekstensi HTML dan TXT.

Nah itulah 4 software gratis yang dapat digunakan untuk membuat buku digital berformat EPUB. Sudah punya naskah buku untuk diterbitkan secara digital? Mengapa tak mencoba salah satu dari software di atas untuk itu. Selamat mencoba.

Baca Juga:
Cara Membuat Media Pembelajaran SD dari Kardus Bekas

Kerajinan Tangan untuk Anak Anak : Hiasan Gantung dari Stik Es dan Kertas Bekas

Kerajinan Tangan untuk Anak Anak : Hiasan Gantung dari Stik Es dan Kertas Bekas

Ini ide membuat kerajinan tangan yang dapat dikerjakan oleh anak-anak SD (sekolah dasar) dengan bahan kertas bekas (potongan-potongan kertas sampul atau karton), beberapa bilah stik es cream, dan pita. Mudah sekali cara membuatnya. Anak saya yang baru kelas 2 SD pun sudah dapat. Lihatlah hasilnya. Oke juga kan buatan Alifa ini untuk anak-anak seumuran SD.

cara membuat kerajinan tangan anak SD dari stik es krim, kertas bekas, dan pita
kerajinan tangan anak SD dari stik es krim, kertas bekas, dan pita.

Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kerajinan tangan (prakarya) sederhana ini adalah sebagai berikut:
  1. beberapa lembar potongan kertas berwarna (Alifa menggunakan 3 potongan berukuran kira-kira 10 cm x 8 cm) dengan warna merah, hijau dan biru.
  2. beberapa potongan kertas berwarna lainnya yang lebih kecil untuk ornamen penghias kerajinan tangan ini.
  3. beberapa potong stik es krim (Alifa menggunakan 6 buah stik es krim)
  4. pita kain berukuran panjang sekitar 60 cm
  5. lem fox putih (bagus untuk kertas, kayu, dan kain)
  6. pensil untuk membuat pola ornamen
  7. pulpen atau spidol kecil untuk  menulis.
  8. paku untuk menggantung hasil prakarya anak di tembok atau pintu kamar.

Cara Membuat

Sekarang mari kita ikuti bagaimana cara membuat prakarya anak SD dari kertas bekas, stik es krim dan pita ini bersama-sama. Maaf, gambarnya kurang lengkap karena secara tidak sengaja terhapus.
  • Siapkan kertas berwarna, rapikan sisi-sisinya hingga didapatkan 3 lembar kertas beukuran 10 cm x 8 cm. Sebenarnya ukuran dan warna yang digunakan bisa bebas sesuai selera dan ketersediaan bahan.
bahan utama: kertas karton sampul warna-warni (construction paper) yang telah dipotong dan dirapikan dengan ukuran 10 cm x 8 cm (ukuran dan warna boleh berbeda dari contoh ini)
bahan utama: kertas karton sampul warna-warni (construction paper) yang telah dipotong dan dirapikan dengan ukuran 10 cm x 8 cm (ukuran dan warna boleh berbeda dari contoh ini)
  • Siapkan pula potongan-potongan kecil kertas berwarna untuk ornamen hias nantinya. Alifa ingin membuat bentuk hati dengan beragam ukuran, jadi untuk memudahkannya, lipat 2 kertas seperti gambar berikut ini.
lipat 2 potongan kertas lainnya untuk memudahkan membuat ornamen berbentuk hati dengan beragam warna pada potongan kertas yang lebih kecil
lipat 2 potongan kertas lainnya untuk memudahkan membuat ornamen berbentuk hati dengan beragam warna pada potongan kertas yang lebih kecil
  • Buatlah pola dengan menggunakan pulpen atau pensil berupa garis-garis melengkung untuk membentuk ornamen model hati. Perhatikan gambar berikut.
pola yang dibuat dengan pulpen atau pensil untuk membuat ornamen penghias prakarya anak
pola yang dibuat dengan pulpen atau pensil untuk membuat ornamen penghias prakarya anak
  • Siapkan gunting untuk memotong pola-pola tersebut. Biarkan anak menggunting semampu mereka, perhatikan caranya, dan minta mereka berhati-hati karena mungkin mereka belum terbiasa dengan baik bekerja dengan gunting.
  • Siapkan pula beberapa stik es krim. Pada prakarya (kerajinan tangan ini), Alifa membutuhkan 6 batang stik es krim.
  • Beri arahan agar proses pengguntingan ornamen dapat dilakukan anak dengan baik dan efektif.
menggunting ornamen berbentuk hati untuk membuat kerajinan tangan anak SD
menggunting ornamen berbentuk hati
proses menggunting ornamen sebenarnya tidak terlalu sulit untuk anak-anak yang muda, karena sewaktu di TK mereka sudah diajarkan dan dilatih menggunting beragam bentuk sederhana
proses menggunting ornamen sebenarnya tidak terlalu sulit untuk anak-anak yang muda, karena sewaktu di TK mereka sudah diajarkan dan dilatih menggunting beragam bentuk sederhana

ini potongan-potongan kertas untuk ornamen prakarya yang dibuat Alifa
ini potongan-potongan kertas untuk ornamen prakarya yang dibuat Alifa
  • Aplikasikan lem pada sisi-sisi kertas ukuran 10 cm x 8 cm, boleh pada sisi panjangnya, boleh juga pada sisi lebarnya. Rekatkan stik es krim dan biarkan mengering sehingga stik es krim melekat kuat pada kertas.
aplikasikan lem fox putih (atau jenis lem lainnya) untuk menempel stik es, pita, dan ornamen, biarkan anak mengaturnya sendiri
aplikasikan lem fox putih (atau jenis lem lainnya) untuk menempel stik es, pita, dan ornamen, biarkan anak mengaturnya sendiri
  • Tambahkan ornamen penghias pada beberapa bagian kertas berbentuk kartu yang telah ditempeli stik es krim. Mintalah anak merekatkannya pada sudut-sudut secara acak.
  • Ajak anak menuliskan beberapa hal pada ruangan yang tersedia di atas kertas ukuran 10 cm x 8 cm. Bisa tentang data diri mereka, ucapan selamat, atau apapun sesuai keinginan mereka.
  • Atur susunan kertas berbingai stik es krim di atas meja, kemudian rekatkan pita sehingga semua bagian menjadi satu dan dapat digantung di tembok atau daun pintu. Bantu anak agar susunannya seimbang bila digantung.
pita kain menghubungkan dan menyatukan semua bagian kerjainan tangan (prakarya) anak SD yang mudah ini sehingga dapat digantung dengan paku pada daun pintu atau tembok
pita kain menghubungkan dan menyatukan semua bagian kerjainan tangan (prakarya) anak SD yang mudah ini sehingga dapat digantung dengan paku pada daun pintu atau tembok
Bagaimana? mudah bukan cara membuat kerajinan tangan anak berupa hiasan gantung berbahan barang bekas seperti stik es krim dan potongan-potongan kertas sampul warna-warni (construction paper) ini. Ayo ajak anak-anak membuatnya dengan gaya mereka sendiri.

Baca juga:
Cara Membuat Rumah-Rumahan yang Mudah dari Kertas Origami
Yuk, Buat Bunga Pita dari Potongan Kertas

Cara Update Data GTK di gtkedit.data.kemdikbud.go.id (Bag.2)

Cara Update Data GTK di gtkedit.data.kemdikbud.go.id (Bag.2)

Melanjutkan artikel tutorial sebelumnya tentang Cara Update Data GTK di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id sebelumnya, di mana telah dibahas bagaimana cara mendaftar atau membuat akun GTK untuk proses mengedit dan validasi individu oleh masing-masing GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan), maka pada bagian yang kedua ini artikel tutorial kita akan membahas atau menunjukkan bagaimana melakukan proses login (masuk) dan logout serta mengedit data akun kita di portal resmi kemdikbud tersebut. Ayo disimak.

Setelah beberapa saat melakukan pendaftaran email (membuat akun) di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id maka kita akan memperoleh memperoleh notifikasi atau yang paling mudah adalah melakukan pengecekan apakah akun (email) yang diajukan ke portak gtkedit.data.kemdikbud.go.id tersebut telah diapproval (diterima) oleh admin. Sebagaimana yang telah diinfokan pada tutorial bagian pertama itu, bahwa verifikasi dilakukan secara manual sehingga mungkin memerlukan waktu beberapa menit, jam, hari atau bahkan minggu. Tetapi syukur Alhamdulillah ternyata akun saya langsung diapprove admin selang beberapa saat saja dan ini memungkinkan saya untuk segera login dan melakukan pengeditan serta validasi individu data gtk saya di situs tersebut.

Lalu, bagaimana cara melakukan login pada gtkedit?(Ingat, login hanya dapat dilakukan bila kita sudah diterima/diapprove oleh admin gtk edit dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran akun gtk edit)
Berikut langkah-langkahnya:
  • Silakan Bapak/Ibu buka laman http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Akan terbuka portak gtk edit milik kemdikbud dengan tampilan seperti ini

tampilan awal laman http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
tampilan awal laman http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id

  • Perhatikan gambar di atas. Silakan klik tombol biru TERIMA KASIH untuk melanjutkan proses login kita di gtk edit.
  • Selanjutnya akan terbuka halaman dengan tampilan seperti ini.
formulir untuk login, cek status akun, dan jika kita lupa password di gtkedit.data.kemdikbud.go.id
formulir untuk login di gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Silakan Bapak dan Ibu GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) untuk mengisi alamat email yang digunakan untuk membuat akun serta mengisikan password pada saat mendaftar sebelumnya.
  • Lalu klik tombol biru bertuliskan LOG IN seperti terlihat pada gambar di atas. Jika akun anda sudah direvieu dan dicek oleh admin, maka anda akan berhasil login. 
  • Jika anda berhasil login maka akan muncul tulisan berwarna hitam pada bagian bawah formulir tersebut: SELAMAT DATANG.....NAMA ANDA<<
  • Jika gagal login, anda dapat mengecek status akun anda dengan mengklik tulisan biru CEK STATUS AKUN yang ada di bawah tombol login yang nantinya akan meminta anda untuk memasukkan alamat email yang anda daftarkan untuk membuat akun. Oh ya, pada sisi kanan bawah form itu anda juga dapat mengklik tulisan LUPA PASSWORD jika nanti anda mengalami kelupaan password yang anda gunakan. Ini mungkin akan kita bahas pada tutorial berikutnya ya.
  • Nah, selanjutnya silakan klik tulisan SELAMAT DATANG berwarna hitam dengan cetak tebal seperti ditunjukkan pada gambar di atas. Tunggu sekejap, maka akan muncul tampilan dashboard akun anda di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id ini. Penampakan sisi kiri halaman dashboard anda akan seperti gambar di bawah ini.

    tampilan sisi kiri dashboard akun anda di gtkedit.data.kemdikbud.go.id setelah berhasil login
    tampilan sisi kiri dashboard akun anda di gtkedit.data.kemdikbud.go.id setelah berhasil login
  • Perhatikan dulu sisi sebelah kiri ini, karena banyak menu penting di sana.
  • Pada bagian atas, sedikit di bawah logo tut wuri handayani anda akan dapat melihat sebuah bulatan putih abu-abu dengan ikon orang. Ini nantinya adalah tempat anda melihat foto profil anda. Bulatan ini masih berwarna abu-abu putih karena kita belum melakukan upload pasfoto (kita akan bahas ini pada tutorial berikutnya ya).
  • Lalu pada bagian bawah bulatan tempat pasfoto/foto profil anda terdapat 2 baris tulisan berwarna hitam. Baris pertama bertuliskan nama anda sebagai pemilik akun gtkedit, dan baris kedua adalah alamat email yang anda gunakan untuk membuat akun di gtk edit data ini.
  • Di bagian bawah berderet-deret menu yang sangat penting yaitu Beranda, Dashboard GTK, Kemudian ada bagian DATA GTK meliputi:  Kondisi Kelengkapan Data, Data Master, Data Pendidikan Formal, Data Golongan/Kepangkatan, Data Jabatan Struktural, Data Jabatan Fungsional, dan Data Sertifikasi.
  • Sekarang perhatikan sisi kanan halaman. Pada sisi ini kita dapat melihat tempat mengupload foto profil atau FOTO PENGGUNA. Saat ini foto anda masih kosong sehingga penampakannya akan seperti gambar di bawah ini. Siapkan file foto berformat jpeg dengan ukuran secukupnya (jangan terlalu besar) agar mudah melakukan upload dan tidak melampaui batasan sistem. Untuk mengupload foto anda harus mengklik tombol biru di bawah gambar tersebut yang bertuliskan UPLOAD FOTO PENGGUNA.
bagian dashboard gtk edit data untuk tempat upload foto profil pengguna
bagian dashboard gtk edit data untuk tempat upload foto profil pengguna
  • Pada bagian tengah halaman dashboard anda akan menemukan informasi yang bertuliskan: SELAMAT DATANG DI http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
    KEPADA PARA GTK
    MOHON KIRANYA UNTUK MELAKUKAN PENGECEKAN PADA DATA GTK SAUDARA/I MELIPUTI DATA PENDIDIKAN FORMAL SAMPAI DENGAN DATA PEKERJAAN. APABILA DATA TERSEBUT MASIH KOSONG DAPAT DIAMBIL DARI DAPODIK MELALUI MENU LIHAT DAPODIK YANG TERDAPAT PADA MASING-MASING ISIAN DATA. DAN APABILA KOSONG ATAU TERJADI KESALAHAN MOHON KIRANYA UNTUK DIPERBAIKI.
Ucapan Selamat Datang dan Informasi Awal tentang laman gtk edit ketika kita dalam posisi login
Ucapan Selamat Datang dan Informasi Awal tentang laman gtk edit ketika kita dalam posisi login
  • Jika ana mengklik tombol kecil menu drop down  pada sisi kanan sebelah tulisan alamat email anda maka akan muncul 2 menu, yaitu menu LOG OUT dan menu PROFIL PENGGUNA seperti tampilan di bawah ini. Jika belum lengkap silahkan untuk dilengkapi profil pengguna anda ini.
menu profil pengguna, silakan di lengkapi atau di edit pada gtk edit
menu profil pengguna, silakan di lengkapi atau di edit
Demikian tutorial Cara Update Data GTK di gtkedit.data.kemdikbud.go.id (Bag.2). Untuk informasi atau tutorial lainnya yang berkaitan akan segera kami tambahkan. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Cara Update Data GTK di gtkedit.data.kemdikbud.go.id

Apa kabar GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) di lingkungan Kemdikbud? Sudah tau belum kalau masing-masing GTK diwajibkan untuk melakukan update data di situs kemdikbud melalui portal http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id ?

Syukurlah jika Bapak dan Ibu sudah pada tahu. Nah sekarang bagaimana cara melakukan proses update ini? Oh ya, melalui artikel (tutorial) ini mudah-mudahan bisa membantu anda yang sedang mencoba meng-update data di gtk edit data kemdikbud. Selamat menyimak.

Dokumen yang nanti diperlukan untuk proses update atau edit data GTK di gtkedit.data.kemdikbud.go.id ini adalah:
  1. Scan Kartu Tanda Penduduk / KTP (format jpeg)
  2. Scan Kartu Keluarga (KK) 
  3. Scan SK-SK Kepegawaian
  4. Scan Buku Bank
  5. Scan Ijazah-Ijazah Pendidikan Formal
  6. Scan Sk-SK Pangkat Golongan
  7. Scan sertifikat pendidik (sertifikasi / profesi)
  8. File foto 3 x 4 cm
Baiklah, sebelum semua file itu dapat diupdate / upload, terlebih dahulu Bapak dan Ibu Guru serta Tenaga Kependidikan (GTK) harus melalukan pendaftaran terlebih dahulu. File yang dibutuhkan untuk langkah ini adalah Scan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Nah, berikut langkah-langkah lengkapnya:
  • Buka laman http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Tampilannya akan seperti ini saat anda pertama kali membukanya.
halaman awal http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
halaman awal http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Perhatikan gambar di atas, anda dapat mengklik tombol kuning bertuliskan DASAR HUKUM untuk melihat dasar hukum yang menjadi landasan mengapa para GTK harus melakukan upload atau edit data ini. Jika anda mengkliknya, maka akan terbuka di tab baru browser anda sebuah file berformat pdf setebal 246 halaman sebagai dasar hukum kewajiban ini.
  • Perhatikan gambar di atas, untuk mulai mendaftar, selanjutnya silakan klik tombol biru TERIMA KASIH.
  • Selanjutnya akan terbuka sebuah form (formulir) isian untuk mendaftar akun di gtk edit data kemdikbud ini. Tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.
formulir pendaftaran akun GTK di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id bagian 1
formulir pendaftaran akun GTK di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Sekarang perhatikan gambar di atas.
  • Dijelaskan bahwa formulir ini merupakan form untuk verifikasi dan validasi data masing-masing individu GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) dengan mengisi formulir dengan benar dan lengkap untuk mempermudah verifikasi dan validasi data GTK anda, melampirkan scan KTP, dan menggunakan email anda yang aktif.
  • Pertama-tama isikan USER NAME anda
  • Kemudian isikan alamat EMAIL AKTIF milik anda
  • isikan PASSWORD yang anda inginkan
  • konfirmasikan PASSWORD dengan mengetik ulang password
  • Isi TEMPAT LAHIR anda
  • Isi tanggal lahir anda dengan format (tahun4digit-bulan2digit-tanggal2digit). Contohnya: 1967-03-23 untuk anda yang lahir pada tanggal 23 Maret 1967.
  • Tuliskan 16 digit NUPTK anda
  • Tuliskan NAMA IBU KANDUNG ANDA.
formulir pendaftaran akun GTK di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id bagian 2
formulir pendaftaran akun GTK di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Selanjutnya klik tombol segitiga (menu dropdown) yang pada gambar di atas saya tandai dengan nomor 1 untuk memilih PROVINSI yang sesuai dengan anda.
  • Lalu klik lagi tombol segitiga (menu drop down) yang saya tandai pada gambar di atas dengan nomor 2 untuk memilih KABUPATEN/KOTA yang sesuai dengan anda.
  • Klik tombol kuning bertuliskan UPLOAD FILE PENDUKUNG untuk melakukan peng-upload-an SCAN KTP anda. Jika anda mengklik tombol kuning bertuliskan UPLOAD FILE PENDUKUNG tersebut, maka akan muncul jendela pop up berikut:
cara upload file scan KTP di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
cara upload file scan KTP
  • Selanjutnya silakan perhatikan pada bagian pojok kanan atas jendela pop up tersebut, ada tombol bergambar AMPLOP/FOLDER, silakan klik tombol berwarna KUNING tersebut.
  • Pilihlah file scan KTP yang telah anda siapkan di flashdisk atau komputer / laptop anda yang berformat jpeg dengan ukuran kecil (telah dikompresi). Gunakan aplikasi seperti Adobe Photoshop untuk keperluan ini.
  • Klik tombol putih dengan panah hitam dalam lingkaran yang kini muncul di samping tombol kuning tadi. Ini akan membuat file yang tadi dipilih akan diupload dari flashdisk atau komputer / laptop terupload ke gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Selanjutnya akan tampak progress upload file scan KTP tersebut. Perhatikan hingga indikator berbentuk batang berwarna hijau di bagian atas jendela menunjukkan angka 100%.
  • Lalu tutup jendela pop up ini dengan mengklik tombol biru pada bagian pojok kiri-bawah yang bertuliskan TUTUP.
cara upload file scan KTP di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id bagian 2
cara upload file scan KTP di http://gtkedit.data.kemdikbud.go.id
  • Selanjutnya perhatikan gambar di bawah ini.
  • Jika proses upload scan KTP berhasil dan anda menutupnya, maka akan terbuka jendela pop up baru seperti gambar di bawah. Ini adalah form tempat kita nanti mengecek status pendaftaran yang baru saja dilakukan atau untuk melakukan  LOGIN di gtk edit data kemdikbud.
menunggu approval (persetujuan admin)
menunggu approval (persetujuan admin)
  • Masukkan ALAMAT EMAIL AKTIF yang tadi anda gunakan untuk mengisi formulir pendaftaran.
  • Kemudian klik tombol biru bertuliskan CEK STATUS PENDAFTARAN yang ada di bawah isian email.
  • Maka akan muncul tulisan : "Email Saudara/i masih dalam antrian persetuan oleh Admin.
Nah, demikian cara mendaftar atau membuat akun GTK anda di gtkedit.data.kemdikbud.go.id. Kita harus menunggu beberapa lama hingga ada email konfirmasi yang menyatakan bahwa akun anda sudah aktif. Saat ini, pengecekan pendaftaran ini dilakukan secara manual (bukan oleh sistem), sehingga prosesnya mungkin memakan waktu beberapa hari atau minggu. Jadi harap bersabar karena adanya antrean.

Oh ya, tutorial / artikel cara update data GTK di gtkedit.data.kemdikbud.go.id ini akan kami lanjutkan nanti. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Lomba Apresiasi Best Practice 2017 untuk Kepala Sekolah dan Pengawas

Hallo Bapak dan Ibu Kepala Sekolah. Apa kabar? Sudah tahu belum sekarang ada Lomba (Apresiasi) Best Practice (Pengalaman Terbaik) tahun 2017 untuk Kepala Sekolah yang berada di bawah naungan (lingkungan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Ayo dicermati informasinya berikut ini.

mekanisme penilaian lomba Apresiasi Best Practice 2017
mekanisme penilaian lomba Apresiasi Best Practice 2017


Dalam surat edaran  Direktur Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah (Tendik Dasmen), Ibu Dra. Garti Sri Utami, M.Ed. Nomor : 04314/B5.4/LL/2017 tanggal 31 Maret 2017 Perihal Apresiasi Best Practices Tingkat Nasional Bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Propinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia dengan tembusan kepada Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud dan Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, beliau mengundang seluruh kepala sekolah dan pengawas yang memenuhi persyaratan, dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2017, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Dikdasmen, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Best Practices Tingkat Nasional bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Kegiatan ini sebagai penghargaan terhadap kompetensi dan kinerja Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dalam menjalankan profesinya untuk meningkatkan mutu pendidikan.


Download langsung Surat Pemberitahuan Direktur Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah ini melalui situs kemdikbud langsung di tautan ini.

Nah, agar proses pendaftaran Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan Pengawas yang ingin mengikuti event ini dapat sukses dan lancar, mohon memperhatikan hal-hal berikut.
  • Bacalah terlebih dahulu aturan-aturan yang diberikan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran karya. Perhatikan rambu-rambu yang diberikan berkaitan dengan aturan-aturan untuk mengentri data juga aturan-aturan yang telah digariskan melalui pedoman yang diberikan.    Yakinkan bahwa pada saat proses pendaftaran yang dilakukan secara online ini dalam keadaan terkoneksi dengan baik ke internet (stabilitas jaringan yang digunakan) agar terhindar dari kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita kehendaki.
  • Gunakan komputer PC atau laptop agar hasil entri data dan seluruh persyaratan beserta karya memperoleh hasil yang maksimal (tidak error). Untuk mempermudah, kita juga dapat menggunakan mouse agar resiko salah ketik lebih kecil atau kesalahan klik.
  • Disarankan untuk menggunakan browser Google Chrome (30.x), Safari for Mac (4.x), Safari for Windows (5.x), Mozilla Firefox (24.x), atau Opera (15.x)
  • Lakukan pendaftaran jika jika karya best practices atau surat-surat pendukung karya best practices yang akan dikirimkan telah lengkap dan siap sesuai format dan ekstensi file yang diminta.
    Pengisian data harus dilakukan dengan benar, jika tidak sesuai dengan dokumen maka panitia berhak memberikan sanksi.
  • Setiap peserta tidak dibenarkan mengirim data dan dokumen lebih dari 1(satu) kali, karena kolom NIP anda unik.
  • Perlu dicatat bahwa panitia tidak akan memproses lebih lanjut terhadap dokumen calon peserta yang tidak lengkap.
  • Seleksi akan dilakukan oleh tim Panitia berdasarkan kelengkapan dokumen calon peserta. 
  • Seluruh calon Peserta yang dinyatakan lolos akan dihubungi oleh panitia baik melalui nomor.hp (handphone) maupun e-mail

Persyaratan Peserta Lomba Apresiasi Best Practice 2017 untuk Kepala Sekolah dan Pengawas

  1. Peserta adalah kepala sekolah atau pengawas sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
  2. Memiliki kualifikasi akademik minimal Diploma IV (D-IV) atau Sarjana (S1). 
  3. Memiliki Masa kerja sebagai kepala sekolah/pengawas sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut, dibuktikan dengan keputusan pengangkatan sebagai kepala sekolah/pengawas sekolah oleh yang berwenang.
  4. Tidak sedang dalam proses hukum/menjalani hukuman disiplin.
  5. Tidak sedang dalam proses alih tugas ke jabatan lain.
  6. Belum pernah menjadi pemenang tingkat nasional pada kompetisi/lomba sejenis dan atau pemilihan kepala dan pengawas sekolah berprestasi tingkat nasional.
  7. Karya best practices asli dan belum pernah diikutkan dalam kompetisi/lomba sejenis sebelumnya.
  8. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu karya best practices.

Tata Cara Pendaftaran dan Pengiriman Naskah Lomba Apresiasi Best Practice 2017 untuk Kepala Sekolah dan Pengawas

Berikut adalah tata cara pendaftaran dan pengiriman naskah lomba apresiasi best practice untuk kepala sekolah dan pengawas dalam rangka Hari Pendidikan Nasional tahun 2017
  1. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi kelengkapan dokumen yang disyaratkan. Dokumen-dokumen yang dipersyaratkan dapat diunduh pada laman http://tendikdikdasmen.kemdikbud.go.id atau www.kemdikbud.go.id
  2. Semua persyaratan dokumen diisi dan disimpan dalam file dengan ekstensi PDF/JPEG.
  3. File naskah best practices harus dalam bentuk word (.doc) dan dibuat dalam satu file yang tidak terpisah-pisah antara judul-kata pengantar-daftar isi-bab-daftar pustaka.
  4. Naskah best practices ditulis dengan ketentuan: Ukuran kertas A4; Jumlah halaman berkisar 20 s.d 40 halaman tidak termasuk lampiran; Jenis huruf Times New Roman dengan ukuran 12 pt dan spasi 1,5; Batas tepi/margin kiri 3 cm, kanan 2,5 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm.
  5. File dokumen-dokumen dan naskah best practices dikirim melalui email bestpractices.tendik2017@gmail.com dengan penulisan judul subject email: [nama_peserta]_[Kab/kota_propinsi]_[jenis_kategori_lomba], contoh: Abdul_Ghafur_Depok_Jawa Barat_PS-SMK.
  6. Naskah paling lambat diterima tanggal 20 April 2017.
  7. Jika mengirimkan lebih dari satu kali, maka naskah yang pertama adalah naskah yang akan diikutkan dalam kegiatan ini.

Untuk informasi lebih lanjut yang bersifat teknis dapat menghubungi Dra. Sri Wati, M.Pd, HP 081218191454 atau Abdul Ghafur, HP. 081213220297.

pendaftaran dan pengiriman naskah lomba apresiasi best practice 2017
pendaftaran dan pengiriman naskah lomba apresiasi best practice 2017



Pendaftaran dan Pengiriman Biodata dan Dokumen Calon Peserta Apresiasi Kepala Sekolah dan Pengawas dapat dilakukan di http://tendikdikdasmen.kemdikbud.go.id/bestpractices/


Klik untuk Download Surat Edaran mengenai Lomba Best Practice 2017 untuk Kepala Sekolah dan Pengawas di Lingkungan Kemdikbud dalam rangka menyambut Hari pendidikan Nasional tahun 2017 langsung dari situs kemdikbud dengan mengklik tautan (link) ini.

Klik untuk Download Pedoman Apresiasi Best Practice tingkat Nasional bagi Kepala Sekolah di lingkungan Kemendikbud tahun 2017 langsung dari situs kemdikbud melalui tautan (link) ini.

Klik untuk Download Pedoman Apresiasi Best Practice tingkat Nasional bagi Pengawas di lingkungan Kemendikbud tahun 2017 langsung dari situs kemdikbud melalui tautan (link) ini.

Klik untuk Download Formulir Surat Pernyataan Keaslian Naskah Best Practice langsung dari situs Kemdikbud melalui link (tautan) ini.

Klik untuk Download Formulir Surat Pernyataan Tidak Sedang dalam Proses Alih Tugas langsung dari situs Kemdikbud melalui link (tautan) ini

Klik untuk Download Formulir Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima Hukuman langsung dari situs Kemdikbud melalui link (tautan) ini.

Ayo tunggu apa lagi. Silakan mendaftar Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan Pengawas. Sukses untuk Anda. 

Baca juga: Lomba Apresiasi Best Practice untuk Widyaiswara di Lingkungan Kemdikbud tahun 2017 dalam Rangka Hardiknas

Lomba Best Practice 2017 untuk Widyaiswara di Lingkungan Kemdikbud

Lama gak update blog nih. Maap, lagi sibuk dengan proyek lainnya. Nah, kali ini mumpung ada waktu saya akan posting tentang Lomba Best Practice (Pengalaman Terbaik) tahun 2017 untuk Widyaiswara yang berada di bawah naungan (lingkungan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Penasaran? Yuk disimak.

Dalam surat edaran  Direktur Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah (Tendik Dasmen), Ibu Dra. Garti Sri Utami, M.Ed. yang ditujukan kepada Kepala Pusdiklat Pegawai Kemdikbud, Kepala PPPPTK di Seluruh Indonesia, Kepala LPMP di Seluruh Indonesia, Kepala LPPPTK KPTK, Kepala LPPKS Nomor : 04313/B5.4/LL/2017 tanggal 31 Maret 2017, Perihal Apresiasi Best Practices Tingkat Nasional Widyaiswara di Lingkungan Kemdikbud dengan tembusan kepada Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud dan Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, beliau mengundang seluruh widyaiswara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan menginformasikan bahwa dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2017, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Dikdasmen, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Best Practices Widyaiswara Tingkat Nasional di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini sebagai penghargaan terhadap kompetensi dan kinerja Widyaiswara dalam menjalankan profesinya untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Lomba Best Practice 2017 untuk Widyaiswara di Lingkungan Kemdikbud
Lomba Best Practice 2017 untuk Widyaiswara di Lingkungan Kemdikbud


Download langsung Surat Edaran Direktur Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah ini melalui situs kemdikbud langsung di tautan ini.

Nah, agar proses pendaftaran Bapak/Ibu Widyaiswara yang ingin mengikuti event ini dapat sukses dan lancar, mohon memperhatikan hal-hal berikut.
  • Bacalah terlebih dahulu aturan-aturan yang diberikan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran karya. Perhatikan rambu-rambu yang diberikan berkaitan dengan aturan-aturan untuk mengentri data juga aturan-aturan yang telah digariskan melalui pedoman yang diberikan.    Yakinkan bahwa pada saat proses pendaftaran yang dilakukan secara online ini dalam keadaan terkoneksi dengan baik ke internet (stabilitas jaringan yang digunakan) agar terhindar dari kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita kehendaki.
  • Gunakan komputer PC atau laptop agar hasil entri data dan seluruh persyaratan beserta karya memperoleh hasil yang maksimal (tidak error). Untuk mempermudah, kita juga dapat menggunakan mouse agar resiko salah ketik lebih kecil atau kesalahan klik.
  • Disarankan untuk menggunakan browser Google Chrome (30.x), Safari for Mac (4.x), Safari for Windows (5.x), Mozilla Firefox (24.x), atau Opera (15.x)
  • Lakukan pendaftaran jika jika karya best practices atau surat-surat pendukung karya best practices yang akan dikirimkan telah lengkap dan siap sesuai format dan ekstensi file yang diminta.
    Pengisian data harus dilakukan dengan benar, jika tidak sesuai dengan dokumen maka panitia berhak memberikan sanksi.
  • Setiap peserta tidak dibenarkan mengirim data dan dokumen lebih dari 1(satu) kali, karena kolom NIP anda unik.
  • Perlu dicatat bahwa panitia tidak akan memproses lebih lanjut terhadap dokumen calon peserta yang tidak lengkap.
  • Seleksi akan dilakukan oleh tim Panitia berdasarkan kelengkapan dokumen calon peserta. 
  • Seluruh calon Peserta yang dinyatakan lolos akan dihubungi oleh panitia baik melalui nomor.hp (handphone) maupun e-mail

Sangat penting pula untuk dicatat bahwa deadline atau batas akhir pengiriman data dan dokumen sampai dengan tanggal 20 April 2017 - Jam 23.59 WIB. Karena menggunakan sistem, maka pendaftaran akan tertutup otomatis setelah tanggal pada jam tersebut.

Pendaftaran dan Pengiriman Biodata dan Dokumen Calon Peserta Apresiasi Widyaiswaradapat dilakukan di http://tendikdikdasmen.kemdikbud.go.id/bestpractices/


Klik untuk Download Surat Edaran mengenai Lomba Best Practice 2017 untuk Widyaiswara di Lingkungan Kemdikbud dalam rangka menyambut Hari pendidikan Nasional tahun 2017 langsung dari situs kemdikbud dengan mengklik tautan (link) ini.

Klik untuk Download Pedoman Apresiasi Best Practice tingkat Nasional bagi Widyaiswara di lingkungan Kemendikbud tahun 2017 langsung dari situs kemdikbud melalui tautan (link) ini.

Klik untuk Download Formulir Surat Pernyataan Keaslian Naskah Best Practice langsung dari situs Kemdikbud melalui link (tautan) ini.

Klik untuk Download Formulir Surat Pernyataan Tidak Sedang dalam Proses Alih Tugas langsung dari situs Kemdikbud melalui link (tautan) ini

Klik untuk Download Formulir Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima Hukuman langsung dari situs Kemdikbud melalui link (tautan) ini.

Ayo tunggu apa lagi. Silakan mendaftar Bapak/Ibu Widyaiswara. Sukses untuk Anda. 

Baca juga: Lomba Apresiasi Best Practice tahun 2017 untuk Kepala Sekolah dan Pengawas dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)

Keamanan Anak Saat Online adalah Tanggung Jawab Kita Bersama

Keamanan Anak Saat Online adalah Tanggung Jawab Kita Bersama


Saat ini kita sedang berada dalam jaman yang jauh berbeda dengan 10 tahun yang lalu. Sama sekali berbeda, karena kemajuan dunia Teknologi dan Informasi yang semakin akrab dengan anak-anak. Hampir setiap hari, beberapa jam anak-anak habiskan dengan kesibukan bermain dengan dunia online. Mereka menonton video, bermain game, membaca dan menggunakan sosial media. Guru kini menghadapi anak-anak yang begitu akrab dengan dunia digital. Tetapi apakah dunia digital yang terbentang itu aman? Siapakah yang harus bertanggungjawab jika terjadi sesuatu dengan anak-anak kita?

Saat ini tentu sekolah mempunyai tugas baru yaitu menjaga anak-anak saat mereka berselancar di dunia maya menjelajahi internet untuk kebutuhan pembelajaran di kelas. Karena itu setiap sekolah dan guru-guru yang ada di ruang-ruang kelas dengan teknologi digital itu harus benar-benar memahami bahaya yang mungkin akan mengintai anak-anak (siswa).

Setiap sekolah yang ruang-ruang kelasnya menyediakan akses ke internet sudah seharusnya mempunyai filter terhadap konten-konten yang merusak dan berbahaya bagi siswa. Guru harus memantau konten-konten yang diakses oleh siswa. Sebenarnya, kita tidak semata-mata harus waspada terhadap konten tetapi juga hal-hal lainnya seperti sambungan (kontak) yang berupa personal atau grup yang dapat memberikan efek negatif kepada siswa, serta pengaruh tingkah laku yang mungkin berakibat pada kekerasan, pornografi, dan semacamnya.

pernahkah anda memonitor dan berkomunikasi apa yang dilakukan anak anda saat berinternet ria?
pernahkah anda memonitor dan berkomunikasi apa yang dilakukan anak anda saat berinternet ria?


Jadi, tidaklah cukup semata-mata sekolah memblokir situs-situs yang berefek negatif ini, tetapi juga harus membekali anak-anak dengan kemampuan berpikir yang kritis untuk selalu selektif dalam mengaakses sesuatu di internet. Ambil contoh saja, beberapa anak yang telah diberitakan pergi dari rumah karena mereka melakukan komunikasi dengan orang asing melalui media sosial, dan kemudian terbujuk untuk melakukan sesuatu yang tentu saja tidak seharusnya mereka lakukan. Guru dan sekolah tidak akan pernah dapat selalu memblock semua situs jahat dan berbahaya dan mengawasi mereka atau dengan siapa mereka berkomunikasi di media sosial.

Sementara itu orang tua juga harus selalu menjaga anak-anak ini dari bahaya dunia digital saat mereka di rumah. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sangatlah diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang apa itu internet sehat. Orang tua dapat bertanya secara halus tentang apa yang mereka baca, mereka mainkan, dan dengan siapa mereka berkomunikasi di dunia maya. Jika dulu guru-guru hanya harus mengajarkan bagaimana anak-anak harus menyeberang jalan yang ramai karena padatnya arus lalu lintas, kini tugas kita semua ditambah dengan mengajarkan bagaimana mereka menggunakan internet dengan bijak.

Kita tidak bisa memutus anak-anak (siswa) dari hubungan dengan internet karena internet adalah keharusan. Dunia kita tak bisa lagi dipisahkan dari dunia digital. Jadinya, kita tak mungkin mengisolasi mereka dan juga tak ingin mereka terisolasi karena memang internet sangat dibutuhkan.

Adalah kewajiban sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk membangun internet yang sehat untuk anak-anak (siswa) kita.

Baca Juga:
Pembelajaran dengan Internet

Contoh Judul-Judul Penelitian Tindakan Sekolah (PTS)

Contoh Judul-Judul Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) untuk Diadaptasi


Para kepala sekolah atau pengawas sebenarnya dapat menggunakan trik menggunakan contoh-contoh judul PTS (Penelitian Tindakan Kelas) orang lain untuk diadaptasi menjadi judul penelitiannya. Hal ini lumrah dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas yang baru atau belum terbiasa melaksanakan penelitian yang satu ini. Nah, untuk kebutuhan itu, berikut ini kami berikan beberapa contoh judul PTS (Penelitian Tindakan Sekolah) yag dapat diadaptasi, misalnya cukup dengan mengubah lokasi (setting) di mana penelitian tindakan sekolah akan dilaksanakan. Walaupun demikian, jika memang Bapak atau Ibu kepala sekolah dan pengawas ingin menggunakan judul-judul ini dan mengadaptasinya, maka tentulah kondisi nyata di lapangan memang mirip, atau permasalahan yang dihadapi dan action (tindakan) yang akan dilakukan juga dapat diterapkan.



Beberapa contoh judul penelitian tindakan sekolah (PTS) untuk Kepala Sekolah

Berikut ini beberapa contoh judul PTS yang dapat dilaksanakan oleh seorang kepala sekolah:
  1. Meningkatkan Kemampuan Guru BK (Bimbingan Konseling) dalam Melaksanakan Program Bimbingan Melalui Pemantauan Laporan Kerja Mingguan di MTs As Salam Pada Tahun Pelajaran 2016/2017
  2. Meningkatkan Penggunaan Media Pembelajaran dan Sumber Lingkungan Sekolah oleh Guru-Guru SMP Negeri 75 Limboto Melalui Pembelajaran Aktif yang Difasilitasi Sekolah dalam Wadah MGMP Sekolah
  3. Pemeriksaan Mingguan Rencana Pembelajaran Guru untuk Meningkatkan Kualitas RPP Buatan Guru Di SMP Luar Biasa Budi Setia Tahun Pelajaran 2016/2017
  4. Supervisi Klinis Intensif Sebagai Trik Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru SMP Negeri 7 Sampanan dalam Menghidupkan Suasana Belajar di Kelas
  5. In House Training Berkala dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Guru Mengaplikasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Proses Belajar Mengajar di SDN 2 Batu Bajang.
  6. Kerja Kelompok Guru Mata Pelajaran Serumpun di MTs Negeri 12 Selat Tantihung untuk Meningkatkan Kualitas Perencanaan Pembelajaran Tahun Pelajaran 2016/2017
  7. Program Coaching Guru Senior di SMPN 543 Bekasi untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Guru-Guru Muda Tahun Pelajaran 2016/2017.
  8. Pemanfaatan Lesson Study Sebagai Komunitas Belajar untuk Guru di SMA Negeri 4 Pekan Salangang Tahun Pembelajaran 2016/2017 untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru Di Kelas
  9. In House Traning Berbasis TIK yang Dipadu dengan Tagihan Mingguan untuk Meningkatan Kualitas Administrasi Mengajar Guru-Guru SD Negeri 13 Kundalahi
  10. Weekly Report Kepala-Kepala Unit Sekolah dalam Meningkatkan Pemanfaatan Laboratorium, Bengkel, Perpustakaan di SMK Negeri 1 Jondol Tahun Pelajaran 2016/2017
  11. Optimalisasi Penggunaan Laboratorium di SMA Negeri 12 Sentenan untuk Peningkatan Kualitas Belajar Mata Pelajaran Rumpun MIPA Melalui Supervisi Klinis
  12. Coaching Guru Senior untuk Meningkatkan Karier Guru dengan Pangkat IVa Ke Bawah di SMP Tunas Unggul Cendekia Tahun Pelajaran 2016/2017
  13. Program Reward Bagi Guru dengan Pembelajaran-Pembelajaran Inovatif di SMA Negeri Gesangan dalam Upaya Peningkatan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Siswa Tahun Pembelajaran 2016/2017
  14. Kerja Kolektif Guru Serumpun Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Melakukan Penelitian
  15. Program Refleksi Mingguan Guru untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD Negeri 4 Teluk Gumbalak Tahun Pelajaran 2016/2017

Lalu bagaimana untuk PTS (Penelitian Tindakan Sekolah) Pengawas? Judul-judul tersebut dapat pula diadaptasi dengan memperluas scope (lingkup) penelitian, misalnya mengadakan PTS untuk beberapa sekolah sekaligus yang berada dalam satu gugus atau rayon yang memiliki permasalahan serupa dan kemungkinan pemecahan masalah (tindakan/action) dapat diterapkan.

Demikian beberapa contoh judul PTS (Penelitian Tindakan Sekolah) untuk Kepala Sekolah dan Pengawas. Semoga bermanfaat.

Kerajinan Tangan Stik Es: Dudukan HP

Kerajinan Tangan dari Stik Es Krim untuk Anak SD

Bahan baku kerajinan tangan dari stik es krim sangat mudah diperoleh, kita bisa membelinya di toko-toko perlengkapan memasak atau toko klontong di pasar tradisional maupun pasar modern (super market). Bnetuk dan ukurannya yang sudah sedemikian rupa membuatnya mudah disusun dan dibentuk menjadi barang kerajinan. Salah satunya kerajinan tangan prakarya dudukan HP (handphone) yang sangat mudah dibuat ini cocok untuk anak-anak sekolah dasar (SD).

Bahannya yang terbuat dari kayu membuat barang kerajinan tangan (prakarya) yang dihasilkan cukup kuat dan bernilai seni (artistik) jika dipoles sedemikian rupa.

Nah, untuk anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar, kita kali ini akan membuat dudukan (tempat memajang) HP dari stik es krim ini. Oh ya, selain untuk memajang HP, tentu barang kerajinan (prakarya) sederhana ini dapat difungsikan menjadi tripod atau penyangga untuk memudahkan kita menonton video dari layar smartphone.

Lihatlah hasilnya, akan seperti gambar di bawah ini. Bagus bukan? Ayo kita pelajari langkah-langkah membuatnya serta alat dan bahan apa saja yang diperlukan.

cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD
penyangga HP dari stik es krim

Cara Membuat Dudukan (Penyangga) HP dari Stik Es Krim untuk Siswa SD

Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, yaitu 7 batang stik es krim dengan ukuran panjang sekitar 10 cm, lem FOX putih atau lem kayu, dan gunting.

Sudah siapkan alat dan bahannya? Ayo kita mulai membuatnya.

Langkah-Langkah Mengerjakan Prakarya dari Stik Es Krim

Berikut ini adalah langkah-langkah membuatnya:
  • Siapkan stik es krimnya, pilih yang agak lurus dan warnanya sama.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD bagian 1
bahannya sangat mudah diperoleh, berupa stik es krim dari kayu
  • Susunlah 3 buah stik es krim membentuk segitiga seperti gambar berikut. Kita melakukannya untuk membuat kaki-kaki penyangga HP nantinya seimbang kiri dan kanan.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD buat bentuk segitiga dulu
buat bentuk segitiga seperti ini dulu ya
  • Angkat stik es krim di bagian bawah, geser ke atas sehingga membentuk seperti huruf A. Beri lem sambungan stik es krim yang baru digeser ke atas ini agar melekat. Diamkan beberapa saat sampai mengering.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD membentuk segitiga dan huruf A
geser sebuah stik es krim ke atas dan tempelkan dengan lem
  • Ambil sebatang stik es krim lainnya, dan potong sepanjang kira-kira 2,5 cm. Gunakan gunting atau cutter. Hati-hati menggunakan alat-alat yang tajam tersebut.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD siapkan 2 potong stik es krim
potong sebatang stik es krim sepanjang 2,5 cm (2 buah)
  • Perhatikan gambar di bawah ini, kini kita telah mempunyai 2 buah potongan stik es krim dengan panjang sekitar 2,5 cm.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD 3
ini dia, 2 potong stik es krim itu
  • Tempelkan dengan lem kedua potongan stik es krim tersebut pada ujung atas bentuk huruf A tersebut secara bolak-balik (pada bagian depan dan bagian belakang) untuk menyambungkannya. Perhatikan gambar di bawah ini.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD menempelkan potongan stik es krim
tempelkan kedua potongan stik es itu bolak-balik di bagian depan dan belakang
  • Nah, jadinya akan seperti ini. Biarkan beberapa saat sampai lem cukup mengering dan kedua potongan stik es krim menempel erat.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD kelas 4
jadinya seperti ini setelah ditempeli 2 potongan stik es di depan dan belakangnya
  • Pada bagian bawah, lapisi stik es krim untuk penyangga kaki seperti gambar agar lebih kuat. Biarkan mengering.
  • Tambahkan lem pada bagian sisi bawah stik es yang baru ditempelkan tadi. Perhatikan gambar berikut. 
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD
beri lem pada bagian bawah
  • Tempelkan sebuah stik es krim lagi untuk menyangga badan HP nantinya. Lihat gambar berikut ini untuk lebih jelasnya. Biarkan sampai cukup kering dan melekat kuat.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD penyangga bawah
tambahkan sebatang stik untuk penyangga HPnya
  • Sekarang tambahkan segumpal lem pada celah yang terdapat di antara 2 potongan pendek stik es krim di bagian puncak bentuk huruf A tadi. Lihatlah gambar untuk lebih jelasnya.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD memberi lem pada celah
beri lem di antara celap kedua potongan
  • Selipkan sebatang stik es krim lagi, kali ini akan digunakan untuk menyangga bentuk huruf A agar dapat berdiri tegak. Tahan dengan tangan untuk mendapatkan ukuran bukaan kaki yang cukup kuat. Biarkan mengering beberapa saat.
Baca Juga: Cara Membuat Kotak Pensil dari Stik Es Krim
Baca Juga: Cara Membuat Kipas Dekoratif dari Stik Es Krim 
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD penyangga bentuk A
menambahkan sebatang lagi stik es krim untuk penyangga bentuk A itu
  • Nah penyangga HPnya sudah selesai. Beginilah bentuknya.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD kalau lemnya kering sudah bisa dipakai
ini hasil akhirnya setelah semua lem kering
  • Untuk meletakkan HP, taruh handphone secara mendatar pada sanggaan bawah seperti gambar ini.
cara membuat prakarya dari stik es krim berbentuk penyangga atau dudukan HP yang mudah untuk anak SD selesai sudah
penyangga atau dudukan HP dari stik es krim sudah selesai dibuat
Bagaimana, mudah bukan cara membuat penyangga atau dudukan HP dengan menggunakan bahan sederhana berupa stik es krim ini. Ayo dibuat, nanti bisa dipakai untuk memajang HPmu atau sekedar dudukan untuk menonton film atau pengganti tripod untuk mereka video melalui smartphone.
Baca Juga:
Kerajinan Tangan Kulit Jangung dan Stik Es Krim
Hiasan Dinding dari Stik Es Krim 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...